Politik di balik kemunculan tragedi Mesuji? - HERAPRI.ID

Latest

Monday, December 19, 2011

Politik di balik kemunculan tragedi Mesuji?

| Tragedi Mesuji |
HERAPRI.ID - Publik disuguhkan dengan rekaman pembantaian manusia yang diduga melibatkan aparat. Namun demikian, pihak aparat membantah keterlibatannya dalam tragedi kemanusiaan dalam rentang waktu dua tahun terakhir ini dengan menewaskan sedikitnya 30 orang. Akan tetapi, kemunculan berita heboh itu dinilai ada agenda lain yakni menjatuhkan wibawa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Laporan dan penayangan video pembantaian sadis yang dilaporkan Lembaga Adat Lampung pimpinan Purnawirawan TNI Mayjen Saurip Kadi ke Komisi III DPR dinilai bermotif politis. Terlebih selama ini muncul anggapan pemerintahan SBY memiliki raport merah dalam penengakan HAM.

Motif politik,  terlihat dari keinginan Saurip cs agar Presiden SBY yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut saat melapor ke Komisi III DPR. Beberapa pihak kini mulai meragukan adanya penayangan video pembantaian para petani dengan cara pemenggalan kepala dan disiksa. "Ini kan potongan-potongan (video) bisa saja digabung. Teknologi canggih sekarang."

Keganjilan lain, laporan Lembaga Adat Lampung baru disampaikan sekarang. Sementara peristiwanya sudah beberapa bulan bahkan bukan di tahun ini. Oleh karena itu, Kapolri menegaskan kasus tersebut sudah selesai.

Sementara itu Kapolda Lampung Brigjen Pol Jodie Roseto menegaskan pembantaian warga yang dilaporkan warga ke Komisi III DPR tidak terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung. "Tidak ada tindakan masif aparat dalam bentuk apa pun, apalagi sampai menewaskan warga di Mesuji," kata Jodie.

Menurut dia, apa yang beredar di pemberitaan terlalu dibesar-besarkan, dan merupakan informasi bias yang masih perlu didalami. Dia juga menjelaskan nama Mesuji memang terdapat di dua wilayah, yakni Mesuji Lampung merupakan Kabupaten Mesuji dan Kecamatan Mesuji yang masuk dalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan.

Hal senada diungkapkan Komandan Korem 043 Garuda Hitam Kolonel Amalsyah Tarmizi yang menyatakan bahwa rekaman video pembantaian yang dilaporkan warga Mesuji, bukan berada di wilayah Lampung, melainkan di Kecamatan Mesuji, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Dia menjelaskan, kejadian di wilayah OKI yang disebut tragedi Sungai Sodong, menewaskan tujuh orang. Lima dari Pam Swakarsa perusahaan dan dua dari warga terjadi April 2011 lalu. Sedangkan di Kabupaten Mesuji, Lampung, juga terjadi bentrok warga dengan PT BSMI yang menelan satu orang tewas pada November 2011 lalu.

1 comment:

Anonymous said...

mana tu Saurip Kadi? setelah ketauan boongnya ga pernah keliatan lg di publik