Waspada,'Ikan Salmon' Terus Menggoyang PD & SBY - HERAPRI.ID

Latest

Saturday, January 07, 2012

Waspada,'Ikan Salmon' Terus Menggoyang PD & SBY

| Ilustrasi Ikan Salmon |
HERAPRI.ID - Para politisi partai koalisi yang terus menyerang pemerintah dikritik oleh Sutan Bhatoegana, salah satu Ketua DPP Partai Demokrat. Sutan menyebut mereka "ikan salmon" atau singkatan dari intelektual kagetan asal ngomong. "Yang penting hajar SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), Demokrat, tak peduli apa isinya. Mereka tidak akan diam sebelum syahwat politiknya tersalurkan, sebelum orgasme politiknya tercapai," kata Sutan.
Sutan mengatakan, sejak awal koalisi, pihaknya telah mengimbau bahwa tahun 2010-2012 adalah tahun kerja, tahun 2012 tahun politik, dan 2014 adalah tahun pertarungan. Namun kenyataannya, kata dia, SBY langsung diserang kasus "Cicak versus Buaya" setelah dilantik tahun 2009. "Selesai itu muncul Century. Ini politik semua. Karena mereka tidak legawa SBY, Demokrat menang. Mereka cari kesalahannya," kata anggota Komisi VII itu.

Sutan mengkritik sikap para politisi partai koalisi yang mempermasalahkan hasil audit forensik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait aliran dana Century. Menurut dia, seharusnya mereka percaya terhadap hasil kerja BPK lantaran pimpinan BPK dipilih oleh DPR.

Sutan mempertanyakan sikap para anggota Dewan yang diam terkait kasus besar lain. Dia memberi contoh skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), kasus semburan lumpur panas Lapindo, kasus rekening gendut pegawai negeri, dan lainnya.

"Kenapa semua diam? Hanya Century-Century saja. Padahal, Bank Century masih ada jadi Bank Mutiara. Ini tipikal 'ikan salmon'. Asal tampil beda. Tapi masyarakat tidak bodoh-bodoh amat. Abaikan saja omongan 'ikan salmon'. Kita kerja saja dengan bagus. Biar rakyat yang akan lihat," ucapnya.

Ketika ditanya apakah yang dimaksud "ikan salmon" berasal dari Partai Golkar dan PKS, Sutan menjawab, "Kan saya bilang, ini politisi kawan-kawan koalisi. Memang dari dua partai itu yang terus menyerang SBY."
Hal senada diungkapkan Ramadhan Pohan. Politisi PD ini menuding Golkar bermain dua kaki dengan Presiden SBY. Aksi 'Ikan Salmon' yang dilakukan Bambang Soesatyo menyerang kebijakan SBY disebut Ramadhan direstui Partai Golkar. Padahal beringin partai koalisi. "Bamsat yang atas perintah ketumnya, sepertinya mereka punya itikad buruk terhadap pemerintah SBY. Mungkin tujuannya supaya Ical yang gantiin SBY pasca 2014," tuding Wasekjen PD, Ramadhan Pohan.

Ramadhan yakin, rakyat Indonesia semakin cerdas dan tidak mudah percaya begitu saja atas tudingan politikus Golkar. Salah satu yang dipersoalkan Ramadhan yakni langkah Golkar yang terus ngotot soal kasus Century. Padahal, tidak perlu didorong, kasus itu sudah masuk ranah hukum. Tujuan Golkar, menurutnya menggoyang pemerintahan dan meruntuhkan citra SBY.

"Century itu kan masalah hukum. Kenapa Bambang dan petinggi Golkar itu masih saja memaksakannya ke politik? Kenapa mereka mau politisasi hukum? Padahal sikap KPK sudah sangat jelas. Apakah ada minimal 2 alat bukti yg mendukung tuduhan Golkar itu? Kalau ada, silakan penegak hukum dan KPK bertindak. Kami tak suka jika KPK ditekan-tekan, seperti mau dintervensi politik mereka," tandasnya.

1 comment:

Anonymous said...

Sekumpulan ikan salmon itu Ngomong ngawur yang penting bisa masuk media, syukur-syukur nantinya mereka dianggap sebagai pahlawan, meskipun pahlawan kesiangan. Seperti itu ya Pak Sutan kira-kira hehehehe