Redakan Batuk Pilek pada Anak Secara Alami - HERAPRI.ID

Latest

Wednesday, July 27, 2016

Redakan Batuk Pilek pada Anak Secara Alami

| Ilustrasi |
HERAPRI.ID - Batuk dan pilek merupakan penyakit yang paling sering dialami anak-anak. Hampir sebagian besar batuk dan pilek (selesma) anak tidak menyebabkan komplikasi yang serius. Namun, hal ini sering kali menyebabkan kekhawatiran bagi orangtua dan merupakan salah satu penyebab utama kunjungan ke dokter.

Penggunaan obat batuk dan pilek yang dijual bebas tidak direkomendasikan oleh Food and Drug Administration (FDA) bagi anak di bawah usia 2 tahun.

Lalu, apa yang bisa dilakukan orangtua untuk menghadapi hal ini?

Perlu diketahui, batuk dan pilek (selesma) merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, karena penyebabnya adalah infeksi virus sehingga tidak membutuhkan antibiotik. Biasanya, kondisi anak akan membaik dengan sendirinya dalam satu atau dua minggu tanpa membutuhkan obat-obatan.

Pada salesma, batuk adalah keadaan yang normal. Batuk membantu tubuh mengeluarkan lendir dari saluran napas dan melindungi paru-paru, sehingga tidak semua batuk harus dihentikan (diobati).

Seperti dilansir dari laman klikdokter,com, beberapa cara alami yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi selesma pada anak, antara lain:
  • Berikan anak air minum, terutama air hangat, lebih dari porsi biasanya.
  • Letakan humidifier di dekat tempat tidur anak agar udara tetap terjaga kelembapannya, serta mengurangi kekeringan pada saluran napas dan tenggorokan.
  • Pada bayi dapat diberikan tetes hidung yang mengandung air garam (nasal saline) untuk melembapkan dan mengencerkan lendir di hidung.
  • Bila anak mengalami demam, Anda dapat memberikan penurun panas yang mengandung asetaminofen.
Namun apabila anak memiliki kondisi di bawah ini, maka Anda harus segera membawanya ke dokter untuk segera diperiksa.
  • Usia bayi < 3 bulan.
  • Demam pada bayi < 2 bulan.
  • Demam > 38.8? C.
  • Anak terlihat kesulitan bernapas, yang ditandai dengan: Cuping hidung kembang kempis setiap bernapas, terdengar bunyi “ngik-ngik”, napas cepat, tulang rusuk terlihat saat bernapas.
  • Bibir berubah warna menjadi kebiruan.
  • Tidak mau makan dan minum disertai dengan adanya tanda-tanda dehidrasi.
  • Nyeri telinga.
  • Anak sangat rewel ataupun terlihat mengantuk terus-menerus.
  • Batuk lebih dari 3 minggu.
  • Gejala memburuk.
Sebagai orangtua, Anda adalah orang yang paling memahami kondisi sang anak. Bila Anda merasa khawatir dengan gejala yang dialami Anak pada usia berapa pun, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

No comments: