Ini Dampak Bencana Di Kecamatan Kebonagung - HERAPRI.ID

Latest

Monday, September 19, 2016

Ini Dampak Bencana Di Kecamatan Kebonagung

| Tanah Longsor di Kecamatan Kebonagung |
HERAPRI.ID - Tanah longsor menghajar sejumlah rumah warga di Kecamatan Kebonagung. Tercatat ada sebanyak lima rumah warga kena hantam material longsor. Antara lain, rumah Khaderin di Dusun Klepu, Desa Sidomulyo. Serta tempat tinggal Agung Sukamto, Miselan, Suharto, dan Edi di Dusun Krajan, Desa Gawang.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan Pujono mengatakan, rumah warga yang terkena bencana longsor terparah adalah keluarga Khaderin. Material longsor mengakibatkan tempat tinggal korban ambruk dan nyaris rata dengan tanah. Kondisi itu juga membuat korban untuk sementara waktu mesti mengungsi ke tetangga terdekat. 

Sementara terkait besaran kerugian akibat bencana tanah longsor tersebut, Pujono menuturkan, pihaknya baru bisa mengestimasi yang ada di rumah Khaderin. Tercatat kerugian yang ditanggung oleh korban mencapai sekitar Rp 50 juta. Sedangkan, empat rumah warga lainnya di Dusun Krajan, Desa Gawang masih dalam proses inventarisir. 

Terpisah, Kepala Desa Gawang Sogiyanto selain menimbun rumah warga di Dusun Krajan, material longsor juga menutup akses jalan desa yang juga merupakan jalur alternatif penghubung antara Desa Mantren, Sidomulyo dan Gembuk. Serta, Desa Gawang, Gembuk, Sanggrahan, dan Ketro. 

"Karena jalan desa sebagai jalur alternatif itu tertutup material longsor, jadi untuk sementara waktu warga harus berputar melewati Kecamatan Tulakan," terangnya.

Diungkapkannya, karena akses jalan desa tersebut tertutup material longsor otomatis aktivitas warga Desa Gawang, Mantren, dan Gembuk terganggu. Mereka yang bekerja di Kecamatan Pacitan misalnya, harus memutar sejauh delapan kilometer melalui jalur desa lainnya yang tembus Lapangan Kecamatan Kebonagung. 
Bupati Indartato meninjau lokasi longsor di Kecamatan Kebonagung. Foto : Doc Humas
Lebih lanjut, Sogiyanto menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan Pacitan untuk menangani longsor yang menutup akses jalan Desa Gawang menggunakan alat berat. Selain itu, dia juga telah meminta adanya langkah cepat dari PLN untuk proses perbaikan tiang listrik di Desa Gawang yang ambruk karena longsor. Sebab, sejak kejadian longsor tersebut pasokan listrik di hampir seluruh wilayah Kecamatan Kebonagung terganggu. 

Terpisah, pasca terjadinya rentetan bencana banjir dan longsor, Bupati Pacitan Indartato langsung meninjau lokasi kejadian. Orang nomor satu di jajaran Pemkab Pacitan tersebut menginstruksikan kepada para kepala satuan kerja (satker) terkait untuk segera menangani permasalahan yang terjadi di lapangan.

No comments: