Ternyata Masih Ribuan Warga Pacitan Buta Huruf - HERAPRI.ID

Latest

Thursday, October 13, 2016

Ternyata Masih Ribuan Warga Pacitan Buta Huruf

| Ilustrasi |
HERAPRI.ID - Terhitung hingga Desember 2015, pemerintah Kabupaten Pacitan mencatat warga belum melek aksara mencapai 7.880 orang. Sementara, menurut data BPS, penyandang buta aksara sebanyak 6.377 orang. 

Kabid Pendidikan Luas Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Pacitan, Sriati Wulansih mengungkapkan, perbedaan data tersebut terkadang membuat tim pemilih yang berada di lapangan kesulitan dalam melakukan program keaksaraan fungsional. Sebab, biasanya data yang disajikan itu tidak sesuai dengan tahun berjalan. Contohnya, dari data BPS tahun 2010 di Kecamatan Tulakan penyandang buta hurufnya ada sekitar 2 ribu orang. Tapi setelah dilakukan pendataan langsung dilapangan jumlahnya tidak sebanyak itu. 

Dijelaskan, dalam menekan angka buta huruf pihaknya masih belum mendapatkan dukungan dari APBD. Selama ini, program keaksaraan fungsional dilakukan oleh pemerintah pusat serta provinsi secara langsung. Ironisnya, pemprov justru tidak menganggarkan untuk program tersebut tahun ini. 

Program keaksaraan fungsional dan keaksaraan usia mandiri, lanjutnya, diprioritaskan untuk usia produktif. Hanya saja, untuk masalah penyandang buta huruf bagi usia produktif sudah dianggap tuntas tahun ini. Karena itu, program tersebut rencananya dialihkan untuk penanganan buta aksara bagi warga yang lanjut usia. Mengingat jumlahnya masih banyak. 

Wulan menambahkan, pihaknya sudah mengajukan alokasi anggaran pada tahun 2017 untuk penanganan buta huruf di Pacitan. Karena dalam RPJMD 2016-2021, ditargetkan mampu mengurangi jumlah penyandang buta huruf hingga menjadi 7.280 orang pada akhir masa jabatan Bupati Pacitan Indartato. 

"Jadi setiap tahun kami targetkan sebanyak 100 orang yang masuk dalam data neraca pendidikan daerah bisa membaca," tegasnya seperti dikutip dari radarmadiun.co.id.

No comments: