Ini Alasan Baiknya Jangan Nasihati Anak Sambil Membentak-bentak - HERAPRI.ID

Latest

Wednesday, January 11, 2017

Ini Alasan Baiknya Jangan Nasihati Anak Sambil Membentak-bentak

| Ilustrasi Memarahi Anak |
HERAPRI.ID - Secara sadar atau tidak, membentak anak kerap dilakukan orangtua. Terlebih ketika menasihati anak, membentak lantas dijadikan senjata agar anak menuruti nasihat ayah ibunya.

Terkait membentak anak, psikolog anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Anna Surti Ariani MPsi., Psikolog menuturkan sebetulnya bukan masalah boleh atau tidak membentak anak. Tetapi, membentak anak tidak selalu perlu. 

Dikatakan wanita yang akrab disapa Nina ini, ada saat-saat di mana membentak itu perlu. Misalnya saat anak hendak memegang api. Jika anak diberi tahu pelan-pelan, sudah terlambat karena dia sudah telanjur memegang api.

"Justru saat itu kita mesti tegas dan bentuknya membentak. Mau tidak mau itu dilakukan supaya itu semacam shock therapy supaya anak kaget dan menyadari dia melakukan sesuatu yang hampir membahayakan dirinya," tutur Nina seperti dilansir detikHealth. 

Sebaliknya, membentak tidak perlu dilakukan ketika orang tua menasihati anak. Sebab, ketika dinasihati dengan membentak, menurut Nina justru terjadi kontraproduktif sehingga apa isi nasihat yang diberi pada anak tidak terlalu berguna.

"Misalnya kita nasihati anak, anak dibentak-bentak gitu. Nah, yang masuk pikiran anak ini 'Ini ayah atau ibu nyebelin banget sih'. Jadi isi dari bentakan itu nggak masuk ke anak. Sehingga, pada saat menasihati anak, tidak perlu membentak. Apalagi membentak kan juga pengaruh ke psikis anak ya," tambah wanita yang juga praktik di Klinik Psikologi Terapan UI ini.

"Jadi bukan boleh nggak boleh membentak, tapi dilakukan pada saat apa membentaknya. Ini suka salah kaprah, orang tua berpikir nggak boleh bentak anak, tapi kalau dalam situasi urgent, kalau anak nggak dibentak gimana, justru membahayakan dia kan," kata Nina. (*)

No comments: