Hati-Hati, Leptospirosis Sudah Menyebar di Delapan Kecamatan - HERAPRI.ID

Latest

Sunday, April 16, 2017

Hati-Hati, Leptospirosis Sudah Menyebar di Delapan Kecamatan

| Waspada Leptospirosis |
HERAPRI.ID - Leptospirosis di Pacitan tetap tidak boleh disepelekan. Baru-baru ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat merilis data yang cukup mencengangkan. Ternyata, hanya dalam waktu tiga bulan, penyakit tersebut sanggup menyebar di delapan kecamatan.

Padahal, leptospirosis biasanya hanya ditemukan di satu wilayah tertentu. Karena persebarannya yang luas dan dalam waktu singkat, ada kemungkinan vektor atau pembawa leptospirosis bukan hanya tikus.

Kabid P2PL Dinkes, Wawan Kasianto mengatakan hewan ternak seperti kambing atau sapi punya potensi menjadi vektor leptospirosis. Hanya, sangat sedikit temuan hewan ternak yang positif membawa leptospirosis. Jika benar vektor utama leptospirosis di Pacitan adalah tikus, Wawan menyebut ada kemungkinan telah terjadi ledakan populasi tikus di Pacitan.

Sebab, 25 desa dari delapan kecamatan yang ditemukan leptospirosis itu cukup luas dan jaraknya juga jauh. Delapan kecamatan itu diantaranya Ngadirojo, Tulakan, Sudimoro, Kebonagung, Arjosari, Punung, Pringkuku, dan Donorojo. Jika ditarik garis dari Sudimoro ke Donorojo saja, jarak tempuhnya sudah mencapai lebih dari 60 kilometer. 

Untuk memastikan hewan apa saja yang dimungkinkan telah menjadi vektor leptospirosis di Pacitan, Wawan menyebut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Secara khusus, penelitan harus dilakukan dengan terjun ke lapangan. Menurut Wawan, terlepas dari hewan apa yang menjadi vektor leptospirosis, peran masyarakat dalam menjaga lingkungan lah yang menjadi benteng dari penyebaran penyakit tersebut.

No comments: