Honor Guru PAUD Masih Memprihatinkan - HERAPRI.ID

Latest

Tuesday, April 25, 2017

Honor Guru PAUD Masih Memprihatinkan

| Ilustrasi PAUD |
HERAPRI.ID - Nasib guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Pacitan, masih memperihatinkan. Di antara mereka, secara sukarela mengajar hanya dengan honor antara Rp 25 ribu hingga Rp 100 ribu per bulan. Dengan gaji yang jauh dari kata layak tersebut, beban kerja mereka tidak sebanding. Mereka dituntut bisa mendidik anak di usia emasnya (golden age) dengan baik.

Ketua Tim Penggerak PKK, Luki Indartato mengatakan, dari 2.558 guru PAUD yang tercatat hingga saat ini, baru sekitar 300 guru yang sudah berstatus PNS. Selebihnya, merupakan tenaga sukarela dengan gaji paling banyak Rp 100 ribu.

Menurut Luki, pemerintah sudah berupaya membantu, dengan mendorong tiap desa menganggarkan kepada PAUD Rp 100 ribu per bulan. Penganggaran tersebut bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD).

Sayangnya, usulan di tiap PAUD kadang tidak sesuai dengan realita di lapangan. Ada yang diusulkan tiga guru di satu PAUD, tetapi ternyata yang mengajar disana ada empat. Jadi, Rp 100 ribu itu dibagi empat.

Menurut Luki, jika dilihat dari nominal yang diterima tiap PAUD, memang tidak seberapa. Tetapi, jika dikalkulasikan, jumlah yang digelontorkan dari ADD untuk guru di 953 PAUD di seluruh Pacitan, per bulan mencapai Rp 220 juta.

Luki menyadari jika beban para guru sangat tidak sebanding dengan kesejahteraan mereka. Tugas mendidik anak usia dini tidaklah mudah. Menurut Luki, di usia tersebut pendidikan yang diterima anak sangat krusial.


No comments: