Laporan Bupati Pacitan Terhadap Pelaksanaan APBD Tahun 2016 - HERAPRI.ID

Latest

Tuesday, June 13, 2017

Laporan Bupati Pacitan Terhadap Pelaksanaan APBD Tahun 2016

| Ilustrasi APBD Kabupaten Pacitan Tahun Anggaran 2016 |
HERAPRI.ID - Dalam laporannya, Bupati Indartato menjelaskan sesuai dengan amanat undang-undang, laporan keuangan pemerintah daerah terdiri dari laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih (LPSAL), laporan operasional (LO), laporan perubahan ekuitas (LPE), neraca, laporan arus kas dan catatn atas laporan keuangan.

Dalam penjelasannya, Bupati Indartato menyampaikan untuk pendapatan daerah, rencana sebesar Rp 1,6 triliun lebih, terealisasi Rp 1,5 triliun lebih, atau tercapai 92,61 persen. Adapun, pendapatan daerah itu terdiri dari, PAD dari rencana Rp 134 miliar lebih terealisasi 111,54 persen dan menyumbang 9,85 persen pendapatan daerah. Dana perimbangan dari rencana Rp 1,2 triliun lebih terealisasi sebesar 90,05 persen. Sedangkan lain-lain pendapatan yang sah dari rencana Rp 307 miliar lebih terealisasi 94,37 persen.

Sedangkan untuk belanja daerah, dari rencana Rp 1,7 triliun lebih terealisasi 91,66 persen. Yang terdiri dari belnaja langsung dan belanja tidak langsung.

Untuk belanja tidak langsung yang direncanakan Rp 1,1 triliun lebih terealisasi sebesar 89,38 persen dengan rincian, belanja pegawai Rp 810 miliar lebih terealisasi 85,96 persen, belanja hibah Rp 26 miliar lebih terealisasi 93,10 persen, belanja bantuan social Rp 7 miliar lebih terealisasi 84,80 persen, belanja bagi hasil kepada propinsi, kabupaten/kota dan pemerintah desa sebesar Rp 5 miliar lebih terealisasi 85,53 persen. Dan, belanja bantuan keuangan kepada prpinsi, kabupaten/kota dan pemerintah desa sebesar Rp 267 miliar lebih terealisasi 99,63 persen serta belanja tidak terduga dari rencana Rp 1 miliar lebih terealisasi 84,05 persen.

Sementara, belanja langsung yang direncanakan sebesar Rp 675 miliar lebih dapat terealisasi 95, 42 persen. Dengan rincian, belanja pegawai dari rencana Rp 52 miliar lebih terealisasi 98,93 persen, belanja barang dan jasa dari rencana Rp 223 miliar lebih terealisasi 95,58 persen dan belanja modal dari rencana Rp 339 miliar lebih terealisasi 94,87 persen.

Dengan membandingkan realisasi pendapatan dan belanja tahun anggaran 2016, maka terjadi defisit anggaran sebesar Rp 117 miliar lebih.

Lebih lanjut Bupati Indartato menjelaskan, dalam pelaksanaan APBD 2016, realisasi pembiayaan netto sebesar Rp 145 miliar lebih, diperoleh dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 146 miliar lebih dan realisasi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 950 juta.

Berdasarkan defisit anggaran sebesar Rp 117 miliar lebih, sedangkan realisasi pembiayaan netto sebesar Rp 145 miliar lebih, maka terdapat sisa lebih anggaran (silpa) sebesar Rp 28 miliar lebih.

No comments: