Kerja Bersama Tanpa Pamrih - HERAPRI.ID

Latest

Monday, December 04, 2017

Kerja Bersama Tanpa Pamrih

Kondisi Pacitan Dilihat Dari Ketinggian
Memasuki H+5 pasca bencana, kami terus melakukan kerja bersama demi Pacitan. Meski banjir sudah surut, namun di beberapa titik pasca banjir dan longsor kondisinya sangat memprihatinkan.

Di kecamatan Tulakan, misalnya. Dua warga Desa Ketro masih tertimbun longsor. Dilain tempat, rumah warga banyak yang mengalami retak-retak. Sehingga, masih banyak yang terpaksa mengungsi ditempat aman. Menuju lokasi longsor, harus berhati-hati. Pasalnya, infrastruktur yang ada sangat sempit dan licin. Belum lagi listrik dan sinyal HP masih blank di beberapa tempat.

Sekali lagi, hari ini semangat kami semakin berlipat. Pak SBY datang memberi support sekaligus memberikan berbagai macam bantuan yang dibutuhkan maayarakat terdampak. Para relawan terus bergerak, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari.

Pacitan terdiri dari 171 desa dan kelurahan. Terbagi menjadi 12 kecamatan. Hampir setengah dari total desa/kelurahan terdampak bencana. Baik banjir maupun longsor. Jarak antara satu kecamatan ke kecamatan lain sangat jauh. Belum lagi dari titik longsor satu ke titik lainnya. Dari satu titik bukit ke titik lainnya. Dari balik gunung-gunung. Melewati jalan yang kadang kita tidak tahu apakah jalan tersebut bisa dilalui ataukah tidak.

Namun, dengan kerja bersama tantangan itu dapat kami lewati. Kami bekerja dengan hati. Tanpa pamrih.

Pacitan, 2 Desember 2017

No comments: